Minggu, 02 November 2008

Kerusakan Flora Dan Fauna

Flora dan fauna memang sering sekali kita dengar dalam kehidupan sehari-hari kita baik dalam pelajaran sekolah, telivisi, radio, media cetak dan sebagainya. Flora merupakan keseluruhan kehidupan jenis tumbuh-tumbuhan di suatu habitat atau alam tumbuh-tumbuhan sedangkan fauna merupakan keseluruhan kehidupan jenis hewan di suatu habitat atau alam hewan. Keberadaan mereka mungkin dianggap sebagai hiasan atau hanya sebagai obyek pemandangan semata. Tapi jauh dari pada itu bahwa keberadaan mereka sebenarnya adalah sebagai bagian dari ekosistem yang ada di dunia ini. tapi pernahkan kita peduli akan kerusakan flora dan fauna yang ada di indonesia ini atau bahkan di seluruh dunia ini yang jumlahnya mungkin tidak dapat kita hitung.


Kerusakan flora dan fauna disebabkan oleh banyak faktor selain faktor alam faktor manusia adalah sebagi pembunuh nomor satu untuk perusak flora dan fauna. Mengapa dikatakan demikian karena hampir 80% kerusakan flora dan fauna disebabkan oleh faktor manusia dan setelah itu baru faktor bencana alam seperti gunung meletus, banjir, gempa bumi, tsunami, badai dsb untuk hal ini memang sudah kehendak dari yang diaats namun untuk kerusakan oleh manusia tidak boleh kita tolerir atau kita birkan karena keberadaan mereka sangat penting bagi kita.


Faktor manusia yang menyebabkan kerusakan flora dan fauna salah stunya adalah pencemaran limbah pabrik yang dibuang ke sungai. Mengapa demikian? Karena air adalah salah satu sarana yang sangat diperlukan flora dan fauna untuk bertahan hidup. Tidak hanya flora dan fauna yang ada di air saja tetapi juga semua yang ada di dunia ini. Dapat dibayangkan apabila air sungai yang hitam pekat dan berbau apakah mungkin ada ikan sungai dan tumbuhan sungai dapat hidup dan bertahan lama. Mungkin apabila hewan dan tumbuhan tersebut hidup, umurnya tidak akan lama karena air tersebut mengandung banyak sekali zat-zat kimia yang dapat merusak kelangsungan hidup flora dan fauna. Sebagai contoh limbah pabrik yang dibuang di sungai di kawasan industri di bandung selatan atau tepatnya di margahyu warna sungainya begitu hitam pekat dan berbau busuk. Hal ini yang harus segera kita tuntaskn bersama-sama dengan pemerintah untuk menindak tegas para pengusaha yang tetap membuang limbah pabriknya ke sungai itu semua demi kelangsungan ekosistem flora dan fauna.


Selain Pencemaran air limbah pabrik kesungai hal lainnya yang dapat merusak kelangsungan hidup flora dan fauna adalah pembangunan REAL ESTATE yang berada di daerah yang seharusnya menjadi habitat mereka seperti di daerah pegunungan. Salah satu faktor yang menyebabkan pembangunan real estate di daerah tersebut karena di daerah tersebut merupakan daerah yang asri, sejuk, tenang, damai namun justru hal tersebut yang membuat flora dan fauna tidak tentram dan damai karena hewan-hewan yang tadinya mereka bertempat tinggal di situ harus terusir karena pembangunan tersebut belum lagi tumbuh-tumbuhan yang harus di tebas dengan kejamnya kalupun masih ada yang tumbuhan mungkin tidak sebanyak dulunya dan hnya di pakai sebagai hiasan atau keindahan semata. Sebagi contoh real estate yang ada di kawasan bandung utara yang dulunya surga bagi flora dan fauna kini telah berubah menjadi tempa tidur yang nyaman bagi kaum berpunya. Untuk itu pengurangan atau pembatasan ijin untuk mendirikan real estate harus segera dibatasi supaya kelangsungan hidup flora dan fauna tetap terjaga.


Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh kita dan pemerintah adalah dengan pembuatan cagar alam. Dengan demikian flora dan fauna dapat terlindungi oleh suaka alam dan suaka marga satwa tersebut sehingga flora dan fauna yang diambang kepunahan dapat terslamtkan. Dengan suaka-suaka tersebut setidaknya kita tidak hanya mendapatkan flora dan fauna selamat tetapi juga menjadi sumber pendapatan bagi pemernitah yaitu dengan dijadikan daerah wisata. Jadi dengan demikian flora dan fauna tetap terslamtkan dan pendaptan tetap ada. Dengan kata lain flora fauna untung bangsa untung. MARI KITA SLAMATKAN FLORA DAN FAUNA!!!!!.



Peta Konsep.

Presentasi Power Point.


Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh kita dan pemerintah adalah dengan pembuatan cagar alam. Dengan demikian flora dan fauna dapat terlindungi oleh suaka alam dan suaka marga satwa tersebut sehingga flora dan fauna yang diambang kepunahan dapat terslamtkan. Dengan suaka-suaka tersebut setidaknya kita tidak hanya mendapatkan flora dan fauna selamat tetapi juga menjadi sumber pendapatan bagi pemernitah yaitu dengan dijadikan daerah wisata. Jadi dengan demikian flora dan fauna tetap terslamtkan dan pendaptan tetap ada. Dengan kata lain flora fauna untung bangsa untung. MARI KITA SLAMATKAN FLORA DAN FAUNA!!!!!.

Selain Pencemaran air limbah pabrik kesungai hal lainnya yang dapat merusak kelangsungan hidup flora dan fauna adalah pembangunan REAL ESTATE yang berada di daerah yang seharusnya menjadi habitat mereka seperti di daerah pegunungan. Salah satu faktor yang menyebabkan pembangunan real estate di daerah tersebut karena di daerah tersebut merupakan daerah yang asri, sejuk, tenang, damai namun justru hal tersebut yang membuat flora dan fauna tidak tentram dan damai karena hewan-hewan yang tadinya mereka bertempat tinggal di situ harus terusir karena pembangunan tersebut belum lagi tumbuh-tumbuhan yang harus di tebas dengan kejamnya kalupun masih ada yang tumbuhan mungkin tidak sebanyak dulunya dan hnya di pakai sebagai hiasan atau keindahan semata. Sebagi contoh real estate yang ada di kawasan bandung utara yang dulunya surga bagi flora dan fauna kini telah berubah menjadi tempa tidur yang nyaman bagi kaum berpunya. Untuk itu pengurangan atau pembatasan ijin untuk mendirikan real estate harus segera dibatasi supaya kelangsungan hidup flora dan fauna tetap terjaga.



Faktor manusia yang menyebabkan kerusakan flora dan fauna salah stunya adalah pencemaran limbah pabrik yang dibuang ke sungai. Mengapa demikian? Karena air adalah salah satu sarana yang sangat diperlukan flora dan fauna untuk bertahan hidup. Tidak hanya flora dan fauna yang ada di air saja tetapi juga semua yang ada di dunia ini. Dapat dibayangkan apabila air sungai yang hitam pekat dan berbau apakah mungkin ada ikan sungai dan tumbuhan sungai dapat hidup dan bertahan lama. Mungkin apabila hewan dan tumbuhan tersebut hidup, umurnya tidak akan lama karena air tersebut mengandung banyak sekali zat-zat kimia yang dapat merusak kelangsungan hidup flora dan fauna. Sebagai contoh limbah pabrik yang dibuang di sungai di kawasan industri di bandung selatan atau tepatnya di margahyu warna sungainya begitu hitam pekat dan berbau busuk. Hal ini yang harus segera kita tuntaskn bersama-sama dengan pemerintah untuk menindak tegas para pengusaha yang tetap membuang limbah pabriknya ke sungai itu semua demi kelangsungan ekosistem flora dan fauna.

Jawaban Ujian Tengah Semester Media Pembelajaran Geografi

KODE SOAL 012

  1. Sebutkan keunggulan pembelajaran geografi jika menggunakan penggunaan media pembelajaraan!

Jawab : media pembelajaran sangatlah berguna untuk suatu proses pembelajaran dibandingkan dengan cara pengajaran yang biasa-biasa saja atau manual yang sering dipakai oleh pengajar-pengajar atau penyaji materi pada umumnya. Media pembelajaran dapat dikatakan sebagai suatu cara terbaik yang dapat dilakukan dalam memberikan materi karena dalam media pmbelajaran peserta didik akan lebih memahami materi yang diajarkan atau yang diberikan oleh pengajar dengan berbagai keunggulanya seperti media audiovisual. Dalam audivisual ini dapat menampilkan berbagai informasi yang mungkin tidak bisa peserta didik dapatkan hanya dengan mendengar materi atau teori bahkan hanya dengan membaca buku. Karena dalam audivisual ini materi dapat disampaikan melalaui film-film yang bersifat edukatif atau yang bersangkutan dengan materi yang akan disampaikan. Dan media pembelajaran seperti ini sangant cocok untuk sebuah pembelajaran yang memerlukan pengetahuan yang sangat luas seperti Geografi. Mengapa geografi? Karena geografi adalah salah satu ilmu yang membutuhkan pengatahuan yang luas dan membutuhkan daya imjinasi yang tinggi. Sebagai contoh untuk menampilkan fenomena geologi air terjun niagra, peserta didik tidak perlu jauh-jauh untuk datang ke canada untuk hanya sekedar melihat air terjun niagara. Peserta didik cukup melihatnya dari sebuah audiovisual mengenai air terjun niagara. Misalnya lagi untuk melihat kenampakan kosmografi yang ada diluar angkasa peserta didik tidak hanya mendengar materi saja atau membaca dibuku tapi juga bisa melalui audivisual mengenai kosmografi dengan begitu siswa/peserta didik akan lebih terbayang atau lebih jelas dalam menerima materi karena media seperti ini akan mudah diingat oleh peserta didik. Melalui media pembelajaran juga penyaji materi dapat menjelaskan materi dengan sejelas-jelasnya karena sang penyaji tidak perlu repot-repot untuk menyurh siswanya atau peserta didiknya untuk membanyangkannya. Dengan kata lain dengan berbagai keunggulan yang dimilki media pembelajaran, penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran geografi sangatlah baik dan sangat dianjurkan untuk sebuah proses pembelajaran.




  1. Apakah pembuatan media selamanya harus mahal? Mengapa?


Jawab : dalam pembuatan sebuah media memang membutuhkan biaya yang cukup mahal karena dalam proses pembuatan sebuah media dibutuhkan alat-alat yang memilki harga yang cukup tinggi seperti kamera film, microfon out dor, komputer, dsb hal itu yang selama ini mungkin menjadi penyebab mengapa dalam pembuatan media selalu mahal. Di samping itu mengapa pembuatan media selalu mahal karena dalam pembuatan media memerlukan waktu yng tidak sedikit bisa-berhari-hari dalam proses pengambilan gambar dan memerlukan waktu berminggu-minggu untuk mengedit dari gambar yang telah diambil untuk kemudian bisa ditampilkan menjadi sebuah media untuk pembelajaran, belum juga tenaga atau pekerja yang dilibatkan dalam pembuatan sebuah media yang tentunya tidak gratis atau memerlukan biaya yang cukup besar. Tapi tidak selalu dan tidak akan selamanya dalam pembuatan sebuah media itu mahal karena hal itu bisa dilakukan dengan cara-cara yang ekonomis tapi kreatif dan menghasilkan suatu media yang cukup baik bahkan dapat meliebihi media yang menghabiskan dana yang cukup banyak jika kita dapat menampilkan media tersebut dengan kreatif. Cara-cara yang dapat dilakukan supaya dalam pembuatan sebuah media tidak merlukan biaya yang banyak lagi yaitu dengan megunakan handycam tidak perlu yang terlalu mahal atau bahkn bila mungkin terlalu mahal dapat menyewa di tempat yang menyewakan handycam atau dapat meminjam ke orang terdekat atau teman yang mempunyai handycam niscaya cara yang satu ini cukup irit dan ampuh dalam membuat media. Untuk mengambil gambar atau foto pun bisa dilakukan dengan menggunakan fasilitas yang ada di handycam untuk foto. Namun untuk microfon handycam tidak terlalu peka terhadap suara, hal itu bisa disiasati dengan mengambil gambar tidak terlalu jauh sehingga suara dapat diterima dengan jelas atau dapat dilakukan dengan cara dubing saat proses pengeditan. Untuk pengeditan di komputer dapat dilakukan dengan komputer biasa dengan memanfatkan media moviemaker. Dengan begitu dalm pembuatan media tidak selamanya mahal dan tidak selalu mahal.



3. Apa yang anda ketahui tentang Flipchart? Sebutkan kelebihannya sebagai salah satu media grafis!

Flipchart dalam pengertian sederhana adalah lembaran-lembaran kertas menyerupai album atau kalender berukuran 50x75cm, atau ukuran yang lebih kecil 21x28cm sebagai flipbook yang disusun dalam urutan yang diikat pada bagian atasnya. Flipchart dapat digunakan sebagai media penyampai pesan pembelajaran. Dalam penggunaannya dapat dibalik jika pesan dalam lembaran depan sudah ditampilkan dan digantikan dengan lembaran berikutnya yang sudah disediakan. Flipchart hanya cocok untuk pembelajaran kelompok kecil yaitu 30 orang. Sedangkan flipbook untuk 4-5 orang. Flipchart merupakan salah satu media cetakan yang sangat sederhana dan cukup efektif. Sederhana dilihat dari cara pembuatannya dan penggunaannya yang relative mudah, dengan menggunakan bahan kertas yang mudah dijumpai disekitar kita. Efektif karena flipchart dapat dijadikan sebagai media (pengantar) pesan pembelajaran yang secara terencana ataupun secara langsung disajikan pada flipchart. Indikator efektif adalah ketercapaian tujuan atau kompentensi yang sudah direncanakan, untuk mencapai tujuan tersebut banyak bahan dan alat yang dapat dijadikan media untuk mempercepat pencapaian tujuan dan salah satunya melalui flipchart. Penggunaan flipchart merupakan salah satu cara guru dalam menghemat waktunya untuk menulis di papan tulis. Lembaran kertas yang sama ukurannya dijilid jadi satu baik agar lebih bersih dan baik. Penyajian informasi ini dapat berupa: (a) gambar-gambar, (b) huruf-huruf, (c) diagram, (d) angka-angka. Sajian pada flipchart tersebut harus disesuaikan dengan jumlah dan jarak maksimum siswa melihat flipchart tersebut dan direncanakan tempat yang sesuai dimana dan bagaimana flipchart tersebut ditempatkan.

Sebagai salah satu media pembelajaran, flipchart memiliki beberapa kelebihan, diantaranya:

  1. Mampu menyajikan pesan pembelajaran secara ringkas dan praktis

Karena umumnya berukuran sedang lebih kecil dari standar ukuran whiteboard, maka pesan pembelajaran yang dijadikan secara ringkas mencakup pokok-pokok materi pembelajaran. Hal ini penting dilakukan dalam pembelajaran dimana pokok-pokok sajian informasi disajikan melalui media persentasi yang bertujuan untuk memfokuskan perhatian siswa dan membimbing alur materi yang disajikan.

  1. Dapat digunakan di dalam ruangan atau luar ruangan

Media ini tidak membutuhkan arus listrik sehingga jika digunakan diluar ruangan yang tidak ada saluran listrik tidak menjadi masalah. Berbeda halnya dengan media OHP atau Sound Slide yang membutuhkan cahyaa rendah dalam arti kata ruangan harus dalam kondisi agak gelap. Penggunaan flipchart tidak berhubungan dengan kebutuhan cahaya khusus. Cahaya yang dibutuhkan adalah cahaya normal atau cahaya seadanya (available light).

  1. Bahan pembuatan relative murah

Bahan dasar flipchart adalah kertas sebagai media untuk menuangkan gagasan ide dan informasi pembelajaran. Kertas yang dibutuhkan tidak spesifik harus menggunakan kertas tertentu, namun semua jenis kertas pada dasarnya dapat digunakan. Kertas yang umum digunakan diantaranya kertas karton atau bisa juga Buffalo Paper. Harga kertas ini relative murah dan terjangkau. Kita juga dapat memnafaatkan kertas yang lebih murah yang sering disebut dengan kertas buram. Kualitas kertas ini lebih rendah, agak tipis namun lebih murah dari kertas karton. Lebih tipis sebetulnya lebih baik karena mudah untuk dilipat, meski tidak tahan lama. Selain kertas, bahan lain yang dibutuhkan untuk flipchart adalah kayu untuk penyangga dan alat penyangga kertas yang terbuat dari bahan kayu lapis (triplek). Baik kayu sebagai penyangga maupun kayu lapis kedua-duanya mudah untuk diperoleh.

  1. Mudah dibawa kemana-mana (moveable)

Karena flipchart hanya berukuran antara 60-90 cm maka menjadi mudah untuk dibawa ketempat yang dibutuhkan. Apalagi kalau kita membuat lebih kreatif sehingga kaki penyangga dapat dilipat dan dibuat simple sehingga mudah dan ringan untuk dibawa. Untuk mempermudah pemindahan, kertas dapat digulung namun harus dibentuk menjadi gulungan bulat sehingga tidak merusak kertas.

  1. Mengingkatkan aktivitas belajar siswa

Dilihat dari bentuk penyajian dan desain, maka flipchart secara umum terbagi kedalam dua sajian, pertama flipchart yang hanya berisi lembaran-lembaran kertas kosong yang siap diisi pesan pembelajaran, seperti halnya whiteboard namun flipchart berukuran kecil dan menggunakan spidol sebagai alat tulisnya. Kedua, flipchart yang berisi pesan-pesan pembelajaran yang telah disiapkan sebelumnya yang isinya bisa berupa gambar, teks, grafik, bagan dan lain-lain. Tentu dalam hal ini guru perlu mempersiapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk disajikan dalam flipchart. Salah satu bentuk flipchart yang dapat mengaktifkan siswa adalah bentuk yang pertama, terutama cocok untuk digunakan dalam bentuk penugasan secara individu maupun kelompok, misalnya untuk merumuskan sesuatu, diskusi kelompok, metode proyek dan lain-lain. Siswa secara aktif dapat menuangkan ide dan gagasannya dalam flipchart tersebut kemudian dipresentasikan dihadapan guru dan siswa yang lain.



4.Sebutkan beberapa pengertian media menurut berbagai sumber!

Kata “media” berasa dari kata latin, merupakan bentuk jamak dari kata “medium”. Secara harfiah kata tersebut mempunyai arti perantara atau pengantar. Akan tetapi kata tersebut digunakan, baik untuk bentuk jamak maupun mufrad. Kemudian elah banyak pakar dan juga organisasi yang memberikan batasan mengenai pengertian media. Beberapa diantaranya mengemukakan bahwa media adalah sebagai berikut:

  • Teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran. Jadi media adalah perluasan dari guru (Schram, 1977).

  • Sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun audio visual, termasuk teknologi perangkat kerasnya (NEA, 1969).

  • Alat untuk memberikan perangsang bagi siswa supaya terjadi proses belajar (Briggs, 1970).

  • Segala bentuk dan saluran yang dipergunakan untuk proses penyaluran pesan (AECT, 1977).

  • Berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar (Gagne, 1970).

  • Segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan siswa untuk belajar (Miarso, 1989).

Menurut Heinich (1993) media merupakan alat saluran komunikasi. Media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata “medium” yang secara harfiah berarti “perantara” yaitu perantara sumber pesan (a source) dengan penerima pesan (a receiver). Heinich mencontohkan media ini seperti film, televisi, diagram, bahan tercetak (printed materials), computer dan instruktur. Contoh media tesebut bisa dipertimbangkan sebagai media pembelajaran jika membawa pesan-pesan (messages) dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran. Heinich juga mengaitkan hubungan antara media dengan pesan dan metode (methods).

Selain pengertian media yang telah diuraikan diatas, masih terdapat pengertian lain yang dikemukakan oleh beberapa ahli, adalah sebagai berikut:

  • Teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan utnuk keperluan pembelajaran (Schramm, 1977).

  • Sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti buku, film, video, slide, dan sebagainya (Briggs, 1977).

  • Sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandang dengar, termasuk teknologi perangkat kerasnya (NEA, 1969).

Media pembelajaran selalu terdiri atas dua unsur penting, yaitu unsur peralatan atau perangkat keras (hardware) dan unsur pesan yang dibawanya (message/software). Dengan demikian, media pembelajaran memerlukan peralatan untuk menyajikan pesan, namun yang penting bukan peralatan itu, tetapi pesan atau informasi belajar yang dibawakan oleh media tersebut.

Perangkat lunak (software) adalah informasi atau bahan ajar itu sendiri yang akan disampaikan kepada siswa, sedangkan perangkat keras (hardware) adalah sarana atau peralatan yang digunakan untuk menyajikan pesan/bahan ajar tersebut. Contoh sederhananya adalah pesawat televisi yang tidak mengandung pesan/bahan ajar belum bisa disebut sebagai media pembelajaran, itu hanya peralatan saja atau perangkat keras saja. Agar dapat disebut sebagai media pembelajaran maka pesawat televisi tersebut harus mengandung pesan informasi atau bahan ajar yang akan disampaikan. Ada pengecualian apabila menggunakan pesawat televisi sebagai alat peraga untuk menerangkan tentang komponen-komponen yang ada dalam pesawat televisi dan cara kerjanya, maka pesawat televise tersebut dapat berfungsi sebagai media pembelajaran.

Dari berbagai pendapat diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa: (a) media pembelajaran merupakan wadah dari pesan, (b) materi yang ingin disampaikan adalah pesan pembelajaran, (c) tujuan yang ingin dicapai adalah proses pembelajaran. Selanjutnya penggunaan media secara kreatif memperbesar kemungkinan bagi siswa untuk belajar lebih banyak, mencamkan apa yang dipelajarinya lebih baik, dan meningkatkan penampilan dalam melakukan keterampilan sesuai dengan tujuan pembelajaran.



5.Apakah yang dimaksud dengan resources by design dan resources by utilization dalam system sumber pengajaran?

Pengajaran yang dilakukan oleh seorang guru di kelas tentu banyak sekali caranya dan media yang digunakannya, mulai dari yang teknologi tinggi sampai yang sederhana asalkan terjadi rangsangan terhadap siswa yang mendapatkan pesan atau pengajaran, tetapi sisa tidak merasa jenuh. Tentunya banyak sekali hal yang akan membuat siswa jenuh, misalnya dengan diadakannya sebuah simulasi dalam suatu proses pengajaran yang dilakukan oleh guru terhadap siswanya. Cara tersebut dapat membuat siswa yang sedang mendapatkan pengajaran merasa sedang tidak belajar karena dengan simulasi tersebut akan membawa anak pada suasana lain tetapi masih dalam suatu proses belajar mengajar. Atau dengan mengajak siswa belajar di tempat lain (diluar ruangan) seperti di halaman sekolah yang tentunya suasananya-pun beda dari biasanya.

Cara yang dilakukan oleh guru tersebut tentunya menggunakan media yang menunjang kegiatan tersebut. karena media disini berpesan sebagai alat atau bahan pembawa dan penyampai pesan atau menyampaikan pengajaran. Media itu sendiri memiliki bnyak bentuk dan klasifikasinya. Dilihat dari pengadaan media pembelajarannya dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu media yang sudah tersedia dilingkungan sekolah atau tersedia di pasaran, dalam hal ini media dirancang secara khusus oleh perusahaan tertentu sesuai dengan kurikulum yang berlaku, di produksi secara missal, dan harganya bisanaya relative terjangkau atau bahkan murah sehingga guru dapat dengan mudah memiliki dan menggunakannya karena media ini sudah siap pakai. Jenis media seperti ini disebut dengan media or resources by utilization. Jenis media yang kedua disebut dengan media or resoucer by design. Jenis media yang kedua ini menuntun seorang guru atau ahli media untuk merancang media sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pembelajaran tertentu.

Masing-masing jenis media tersebut memiliki kelebihan dan keterbatasannya. Kelebihan dari media yang siap pakai adalah hemat dalam waktu, tenaga, maupun biaya, karena untuk menghasilkan media-media yang baik diperlukan pengujian keshahihan dan keandalannya melalui serangkaian kegiatan validasi dan prototipnya. Adapun dari kelebihan media ini adalah kecil kemungkinan untuk ketidak sesuaian antara media dengan kebutuhan dan tujuan yang diharapkan dibandingkan dengan media siap pakai yang belum tentu sesuai dengan kebutuhan, tujuan dan karakteristik materi serta siswa.



6.Apakah komik dapat digunakan sebagai media dalam pembelajaran? Jelaskan kelebihan dan kekurangannya!

Media grafis adalah media visual yang menyajikan fakta, idea tau gagasan melalui penyajian kata-kata, kalimat-kalimat, angka-angka, dan symbol-simbol atau gambar-gambar. Grafis biasanya digunakan untuk menarik perhatian, memperjelas sajian ide, dan mengilustrasikan fakta-fakta sehingga menarik dan diingat orang. Yang termasuk kedalam media grafi adalah: grafik, diagram, bagan, sketsa, poster, papan flannel, bulletin board, dan komik. Masing-masing media grafis tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan.

Komik dapat didefinisikan sebagai bentuk kartun yang mengungkapkan karakter dan menerapkan suatu cerita dalam urutan yang erat hubungannya dengan gambar dan dirancang untuk memberikan hiburan kepada para pembaca. Pada awalnya komik diciptakan bukan untuk kegiatan pembelajaran, namun untuk kepentingan hiburan semata.

Komik dalam pembelajaran. Begitu maraknya komik di masyarakat dan begitu tingginya kesukaan anak-anak terhadap komik hal tersebut mengilhami untuk dijadikannya komik sebagai media pembelajaran. Salah satu kelebihan dari komik seperti penelitian yang dilakukan Thorndike, diketahui bahwa anak yang membaca komik lebih banyak misalnya dalam sebulan minimal satu buah buah komik maka sama dengan membaca buku-buku pelajaran dalam setiap tahunnya, hal ini berdampak pada kemampuan membaca siswa dan penguasaan kosakata jauh lebih banyak dari siswa yang tidak menyukai komik.

Kelebihan komik yang lainnya adalah penyajiannya mengandung unsure visual dan cerita yang kuat. Ekspresi yang divisualisaikan membuat pembaca terlibat secara emosional sehingga membuat pembaca untuk terus membacanya hingga selesai. Hal inilah yang juga menginspirasi komik yang isinya materi-materi pelajaran. Kecenderungan yang ada siswa tidak begitu menyukai buku-buku teks apalagi yang tidak disertai gambar dan ilustrasi yang menarik. Padahal secara empiric siswa cenderung lebuh menyukai buku yang bergambar, yang penuh warna dan divisualisasikan dalam bentuk realistis maupun kartun. Komik pembelajaran diharpkan mampu meningkatkan hasil belajar siswa.

Namun disamping kelebihannya komik pun memiliki kekurangan. Antara lain yaitu komik memiliki banyak gambar sehingga bagi pembacanya akan sedikit mengganggu konsentrasi atau kemampuan untuk memahami bacaan. Hal ini disebabkan oleh perhatian pembaca akan terfokus pada gambar sehingga akan mempengaruhi pembaca dalam memahami makna tulisan tersebut. Selain itu tidak sedikit orang yang tidak mampu mengartikan atau memaknai gambar yang tersedia.



7.Sebutkan media pembelajaran yang cocok untuk menyampaikan materi tektonik lempeng!

Media pembelajaran yang cocok untuk meyampaikan materi tektonik lempeng adalah Microsoft Power Point yang berfungsi untuk presentasi. Microsoft Power Point merupaka program aplikasi presentasi yang popular dan paling banyak digunakan pada saat ini untuk berbagai kepentingan presentasi, baik pembelajaran, presentasi produk, meeting, seminar, lokakarya, dan sebagainya. Dengan menggunakan power point kita dapat membuat presentasi dengan materi tektonik lempeng dapat dengan mudah ditempatkan di server web sebagai halaman web untuk diakses sebagai bahan pembelajaran. Microsoft power point 2003 merupakan pengembangan dari versi sebelumnya. Program ini dijadikan lebih mudah untuk membuat dan menggunakannya dengan fasilitas integrasi ke internet menjadi lebih mudah dan cepat. Selain itu program ini juga dapat di integrasikan dengan Microsoft lainnya seperti Ms Word, Ms Excel, Ms Access, dan sebagainya.

Microsoft power point dapat memudahkan seorang guru menyampaikan pesannya, mengingat fasilitas yang disediakan oleh Microsoft power point yang dikhususkan dan di desain untuk presentasi dimana terdapat slide-slide kosong yang nantinya akan diisi dengan materi tektonik lempeng yang akan disampaikan oleh seorang guru kepada muridnya dengan mudah. Dalam menyampaikan materi tektonik lempeng pada sebuah power point seorang guru membuat pada slide isi-isi materi yang bersangkutan dengan tektonik lempeng. Dimulai dari proses pembentukan bumi, menganalisis proses terjadinya bumi meliputi teori Kabut Kant-Laplace dan teori terjadinya Tata Surya (teori pasang surut, teori kabut/teori nebula, teori bintang kembar, dan teori proto planet). Kemudian materi yang disampaikan oleh guru masuk kedalam struktur dan Proses terjadinya bumi. Guru menjelaskan tentang struktur bumi itu sendiri seperti inti bumi yang terdiri atas lapisan luar yang cair dan lapisan inti dalam yang padat, mantel atau selubung yang bersifat plastis yang terdiri dari selubung bawah yang padat karena besarnya tekanan pada kedalaman itu dan selubung luar yang amat lunak, serta kerak bumi yang memiliki ketebalan 5 kilometer dilantai samudra hingga 64 kilometer dibawah barisan pegunungan.

Setelah menjelaskan tentang struktur bumi, guru menerangkan tentang proses terjadinya bumi disertai dengan gambar-gambar dan penjelasannya. Barulah sekarang guru menerangkan tentang tektonik lempeng beserta teori-teori yang telah dikemukaan oleh para ilmuwan-ilmuwan di dunia. Dimulai dari bagian litosfer paling atas dan merupakan lapisan kerak bumi yang tipis. Kemudian tentang litosfer yang terpecah menjadi 12 lempeng yang kita kenal. Akibat pergeseran yang tidak sama, terjadi tiga jenis batas pertemuan lempeng-lempeng itu, yaitu dua lempeng saling menjauh (divergent-junctions) dua lempeng saling bertumbukan (subduction-zones), dan dua lepmeng saling berpapasan (transform fault). Kesemua materi itu dijelaskan atau disampaikan melalui power point oleh seorang guru disertai dengan gambar-gambar yang menyangkut tentang tektonik lempeng.



8.Mengapa penggunaan media dapat memperpendek waktu pelaksanaan pembelajaran?

Dengan media pembelajaran dapat mengefisiensi waktu dan tenaga, waktu bisa di efisiensikan karena melalui media pembelajaran proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan cepat. Contohnya saja apabila tidak menggunakan media sebagian waktu guru tersita untuk menulis di papan tulis. Apabila menggunakan media, misalnya memakai powerpoint, guru tidak harus banyak berkata-kata atau banyak bicara dalam menerangkan suatu materi, karena secara tidak langsung materi akan tersampaikan pada siswa melalui gambar-gambar yang telah dibuat dalam powerpoint. Tapi walaupun demikian bukan berarti guru tidak menerangkan dengan kata-kata, hanya di sini kata-katanya bisa di minimalisir. Tanpa banyak menerangkan pun siswa sudah bisa membayangkan materi nya melalui gambar-gambar yang menarik yang di tampilkan pada powerpoint.Apabila menggunakan media siswa dapat belajar di manapun dan kapan pun, yang waktu kecepatannya dapat di tentukan sendiri, tanpa terikat pada aturan waktu yang pada umumnya berlaku seperti biasanya yang tanpa menggunakan media.

Dengan media tujuan belajar akan lebih mudah tercapai secara maksimal dengan waktu dan tenaga seminimal mungkin. Guru tidak harus menjelaskan materi ajaran secara berulang-ulang, sebab dengan sekali sajian menggunakan media, siswa akan lebih mudah memahami pelajaran. Media dapat mengatasi keterbatasan pengalaman yang dimiliki oleh mahasiswa, Media memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar mandiri, pada tempat, dan waktu serta kecepatan yang ditentukan sendiri, Media dapat mengatasi kendala keterbatasan ruang dan waktu, Materi yang luas perlu diuraikan bagian perbagian agar mudah dipelajari,materi yang jauh dapat didekatkan dengan menggunakan media, karena guru tidak mungkin membawa siswa ketempat tempat-tempat yang jauh selain biayanya mahal juga tidak efisien waktu.

Melalui media pmebelajaran berupa pemanfaatan Teknologi internet menunjang pelajar yang mengalami keterbatasan ruang dan waktu untuk tetap dapat menikmati pendidikan. Metoda talk dan chalk, ”nyantri”, ”usrah” dapat dimodifikasi dalam bentuk komunikasi melalui e-mail, mailing list, dan chatting. Mailing list dapat dianalogikan dengan ”usrah”, dimana pakar akan berdiskusi bersama anggota mailing list. Metoda ini mampu menghilangkan jarak antara pakar dengan pelajar. Suasana yang hangat dan nonformal pada mailing list ternyata menjadi cara pembelajaran yang efektif seperti pada metoda ”usrah”.